Belajarlah Mencintai Tanpa Menghitung
Belajarlah Mencintai Tanpa Menghitung Tadabbur QS Al-Insān Ayat 8–9 — oleh Tsaqif Rasyid Dai Ketika Cinta Berubah Menjadi Transaksi Pernahkah kita merasa lelah setelah berbuat baik? Bukan lelah karena banyak memberi. Tapi lelah karena merasa tidak dibalas. Tidak dihargai. Tidak diingat. Kita hidup di zaman ketika kebaikan sering diam-diam menagih. Ketika perhatian diberikan sambil menunggu balasan. Ketika sedekah butuh saksi. Ketika pertolongan berharap catatan di buku besar sosial — suatu hari nanti dikembalikan. Psikologi menyebut ini transactional relationship : hubungan berbasis untung-rugi, di mana setiap kebaikan adalah investasi yang menunggu imbal hasil. Dan ketika imbal hasil itu tidak datang, yang tersisa adalah kecewa. Kita tidak selalu kecewa karena kurang dicintai. Kita kecewa karena ekspektasi kita tidak dibayar. Lalu Al-Qur'an datang dengan dua ayat yang begitu sunyi, begitu dalam — seolah berbisik kepada jiwa yang lelah menghitung: وَيُطْعِمُون...