الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ: Saat Orang Cerdas Mengadili Dirinya Sendiri
الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ: Saat Orang Cerdas Mengadili Dirinya Sendiri Muhasabah Bukan Sekadar Merenung — Ia Adalah Pengadilan yang Kita Gelar Sebelum Allah Menggelarnya Oleh: Tsaqif Rasyid Dai Gambar cover Muhasabah yang kita lakukan malam ini adalah rahmat Allah sebelum datangnya hisab yang sesungguhnya Ada sebuah pertanyaan yang sering kita lupakan di penghujung hari. Bukan pertanyaan tentang pekerjaan, bukan tentang berita, bukan tentang apa yang kita makan atau apa yang belum selesai kita kerjakan. Pertanyaan itu jauh lebih sunyi, jauh lebih dalam, dan jauh lebih menentukan. Untuk apa hari ini kuhidupkan? Nabi ﷺ pernah menetapkan standar kecerdasan yang tidak biasa. Bukan kecerdasan yang diukur dari banyaknya ilmu, tajamnya analisis, atau luasnya wawasan. Beliau bersabda: الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ، وَالْعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وَتَمَنَّى عَلَى اللَّهِ الْأَمَانِيَّ Al-kayyisu man dāna nafsahu wa 'amila ...