Blingsatan
Blingsatan Ketika cita-cita berlari lebih cepat daripada jiwa Oleh: Tsaqif Rasyid Dai Ia terlihat sangat sibuk. Bicara soal perubahan besar, target tinggi, lompatan jauh. Banyak yang dikerjakan, banyak yang dimulai. Tetapi orang lain yang melihat dari luar bisa bertanya: sebenarnya ia sedang maju, atau hanya berlari di tempat? Blingsatan sering menyamar sebagai produktivitas. Banyak yang dimulai. Sedikit yang selesai. Lebih sedikit lagi yang benar-benar tuntas. Niatnya sebenarnya baik. Cita-citanya tinggi. Kadang malah keduwuren . Ia ingin sesuatu menjadi lebih baik, lebih maju, lebih tertata, lebih bermanfaat. Tidak ada yang salah dengan semua itu. Yang belum cukup terdidik justru jiwanya untuk menanggung jarak antara ingin dan menjadi . Cara pertama baru berjalan sebentar, hasilnya belum kelihatan. Mulai melirik cara kedua. Cara kedua belum matang, sudah kepincut cara ketiga. Yang pertama belum selesai, yang kedua belum sempat diuji, yang ketiga sudah membuatnya ...