PRIGEL, MIKUL DHUWUR, MENDHEM JERO
PRIGEL, MIKUL DHUWUR, MENDHEM JERO Ketika kecakapan menjadi jalan syukur dan pengabdian ✒️ Tsaqif Rasyid Dai Ada risiko tersendiri menjadi orang prigel . Semakin banyak yang bisa dikerjakan, semakin banyak pula pekerjaan yang datang. Mulanya seseorang hanya membawa keluhan. Meminta pendapat. Mencari jalan keluar. Setelah mendapat saran, wajahnya berbinar. “Wah, bagus itu! Kalau begitu, sekalian njenengan saja yang membuatkan, nggih?” Selesai. Yang semula dimintai nasihat, sekarang mendapat pekerjaan. Yang mengusulkan perbaikan, kebagian melaksanakan sekaligus menuntaskan. Mikul dhuwur, mendhem jero. Pekerjaan orang lain ikut dipikul. Lelahnya dipendam sendiri. Apalagi kalau orang prigel tadi memiliki DPT tinggi. Bukan daftar pemilih tetap, melainkan Daya Pekewuh Tinggi . Sulit menolak permintaan, terlebih ketika tahu bahwa melalui tangannya persoalan itu bisa diselesaikan. Di beberapa tempat, mengusulkan perbaikan memang membawa risiko tambahan pekerjaan. Ti...