Teror yang Tak Terdengar di Dalam Diri
Teror yang Tak Terdengar di Dalam Diri Tentang kebencian, ego, dan jiwa yang perlahan kehilangan rahmah ✒️ Tsaqif Rasyid Dai Ada teror yang mudah kita kenali. Ia datang dengan ancaman, kekerasan, darah, dan ketakutan. Kita dapat melihat akibatnya, menghitung korbannya, lalu menyebutnya sebagai bahaya. Tetapi ada sesuatu yang jauh lebih sunyi. Tidak terdengar ledakan. Tidak ada sirene. Tidak ada kepanikan. Bahkan orang lain mungkin tidak mengetahui bahwa sesuatu sedang terjadi. Ia tumbuh perlahan di dalam dada. Mulanya hanya ketidaksukaan. Kemudian menjadi prasangka. Prasangka yang terus diberi makan dapat menjadi kebencian. Kebencian membuat kita semakin mudah melihat keburukan orang lain. Lalu pada suatu titik, kita tidak lagi sekadar membenci perbuatannya—kita mulai merendahkan manusianya. Dan yang paling mengkhawatirkan, semua itu kadang terjadi ketika kita masih merasa sebagai orang baik. Ketika Kebencian Mengubah Cara Kita Melihat Manusia Tidak setiap kemarahan adalah kebenc...