Ia Wafat di Pinggir Jalan — dan Dunia Mengingatnya Selamanya
Ia Wafat di Pinggir Jalan — dan Dunia Mengingatnya Selamanya Oleh: Nuraini Persadani Ada orang-orang yang ketika wafat, dikelilingi kemuliaan dunia — dihadiri para pembesar, dimakamkan dengan penghormatan besar, dikenang dalam pidato-pidato resmi. Dan ada pula orang-orang yang ketika wafat, hanya ada satu orang di sisinya, di pinggir jalan, dalam sunyi malam hari raya. Imam Al-Bukhari termasuk golongan yang kedua. Namun hari ini, berabad-abad kemudian, nama para penguasa yang mengusirnya telah hilang dari ingatan sejarah — sementara namanya tertulis di hati ratusan juta Muslim di seluruh dunia. Inilah kisah akhir perjalanan seorang imam agung. Bukan untuk sekadar dibaca, tapi untuk direnungkan: tentang ilmu, tentang integritas, dan tentang bagaimana Allah menjaga nama hamba-hamba-Nya yang menjaga agama-Nya. Dari Neyshabur: Pengusiran Pertama Ketika usia Imam Muhammad ibn Ismail Al-Bukhari — rahimahullah — menginjak 62 tahun, beliau sedang berada di puncak kemasyhuran. ...