Postingan

Fikrah — Saat Pikiran Menjadi Kompas Hati

Fikrah — Saat Pikiran Menjadi Kompas Hati Mengapa Begitu Banyak Orang Tahu Kebenaran, Namun Tetap Berjalan di Arah yang Salah Ada orang yang banyak berpikir — tetapi hidupnya tetap berantakan. Ada yang berilmu tinggi — tetapi langkahnya salah arah. Ada yang tahu mana halal dan haram — tetapi tetap terjerumus ke dalam dosa yang sama, berulang kali. Kita mungkin pernah berdiri di titik itu. Atau mengenal seseorang yang ada di sana. Atau — dengan jujur — kita sendiri masih berada di sana hari ini. Masalahnya bukan kurang berpikir. Masalahnya bukan kurang ceramah, bukan kurang konten motivasi, bukan kurang seminar. Masalahnya jauh lebih dalam dari itu: belum sampai kepada fikrah . Tulisan ini mengajak kita memahami apa itu fikrah dalam tradisi keilmuan Islam, mengapa ia menjadi tahap krusial dalam perjalanan ruhani seorang hamba, dan apa yang dikatakan psikologi modern tentang fenomena yang sudah ribuan tahun disadari oleh para ulama kita. Antara Ilmu dan Perubahan, Ada J...

Puasa dan Detoksifikasi Jiwa: Membersihkan Lebih dari Sekadar Tubuh

Puasa dan Detoksifikasi Jiwa: Membersihkan Lebih dari Sekadar Tubuh Ketika orang-orang modern berbicara tentang detox , yang terbayangkan adalah jus hijau, suplemen mahal, atau diet ketat selama beberapa hari. Mereka mencari cara untuk membersihkan tubuh dari racun, memulai ulang metabolisme, dan merasa "baru" kembali. Industri detox global bernilai miliaran dolar—dan manusia terus mencarinya, karena dalam fitrahnya, setiap jiwa mendambakan kebersihan. Namun lebih dari empat belas abad yang lalu, Islam telah menghadirkan sistem detoksifikasi yang jauh lebih dalam, jauh lebih menyeluruh, dan jauh lebih bermakna: puasa — الصِّيَامُ . Puasa dalam Islam bukan sekadar menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Ia adalah sistem pembersihan total — detoksifikasi jiwa, ruh, akal, dan tubuh sekaligus. Ia adalah perjalanan kembali kepada fitrah. Ia adalah reset terdalam yang pernah Allah rancang untuk hamba-hamba-Nya yang beriman. Allah SWT berfirm...

Squat Sunnah: Kuatkan Kaki Menuju Surga

Squat Sunnah: Kuatkan Kaki Menuju Surga Ada sebuah adab yang sering kita dengar namun jarang kita renungi secara mendalam: Islam adalah agama yang sempurna, mengatur segala sisi kehidupan—termasuk bagaimana seorang Muslim merawat dan menguatkan tubuhnya. Tubuh bukan sekadar tempat ruh bersemayam sementara. Ia adalah amanah —titipan Allah yang akan dimintai pertanggungjawabannya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an: ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ "Kemudian kamu pasti akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)." (QS. At-Takatsur: 8) Para ulama tafsir, di antaranya Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir al-Qur'an al-'Azhim , menjelaskan bahwa salah satu ni'mah yang dimaksud dalam ayat ini adalah kesehatan dan kekuatan tubuh . Kita akan ditanya: sudahkah kenikmatan tubuh yang sehat ini kita gunakan untuk taat kepada Allah? Ataukah kita sia-siakan? Di sinilah refleksi kita dimulai. Squ...

5 Makanan Alami dan Halal yang Dianjurkan untuk Berbuka Puasa: Antara Sunnah Nabi dan Ilmu Gizi Modern

5 Makanan Alami dan Halal yang Dianjurkan untuk Berbuka Puasa: Antara Sunnah Nabi dan Ilmu Gizi Modern Ramadan adalah bulan yang penuh dengan rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Di dalamnya, umat Islam berpuasa dari fajar hingga terbenamnya matahari — menahan lapar, dahaga, dan segala yang membatalkan, semata-mata karena Allah Subhanahu wa Ta'ala . Namun, ketika waktu berbuka tiba, keputusan kita dalam memilih makanan pertama sangatlah menentukan: apakah tubuh akan pulih dengan baik, ataukah justru terkejut dan terbebani? Artikel ini hadir bukan sekadar daftar makanan sehat. Lebih dari itu, ia adalah sebuah perjalanan reflektif yang mempertemukan sunnah Rasulullah ﷺ dengan temuan ilmu gizi modern — sebuah bukti bahwa Islam, sejak 14 abad lalu, telah meletakkan fondasi pola makan yang amat bijaksana. Semoga tulisan ini menjadi ilmu yang bermanfaat dan amal jariyah bagi kita semua. Allah Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an: يَا أَيُّهَا النَّا...

PUBLIKASI

  • Sedang memuat...

Arsip

Tampilkan selengkapnya