Ketika Hati Meminta Petunjuk: Memahami Hidayah Al-Qur'an
Ketika Hati Meminta Petunjuk: Memahami Hidayah Al-Qur'an Antara Mengetahui Kebenaran, Menerimanya, Menyucikan Jiwa, dan Istiqamah di Atasnya Oleh: Tsaqif Rasyid Dai Setiap kali seorang mukmin berdiri dalam shalat dan membaca Surah Al-Fatihah, ada satu permohonan yang tidak pernah absen: اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. "Tunjukilah kami jalan yang lurus." Permohonan ini diulang berkali-kali dalam sehari, bahkan oleh orang yang telah beriman. Mengapa seorang mukmin masih terus meminta hidayah, padahal ia telah mengenal Islam, telah mengucapkan syahadat, dan telah mengetahui jalan yang harus ditempuh? Karena hidayah bukan sesuatu yang cukup ditemukan sekali, lalu selesai. Hidayah adalah karunia yang harus dicari, diterima, dijaga, dipelihara, dan terus dimohonkan agar Allah meneguhkan hati di atasnya hingga akhir hayat. Dalam perjalanan seorang hamba, hidayah bukan sekadar mengetahui mana...