Postingan

Bolehkah Guru Ngaji Menerima Zakat atas Nama Sabilillah?

Bolehkah Guru Ngaji Menerima Zakat atas Nama Sabilillah ? Keputusan Bahtsul Masail — Telaah Fiqih & Verifikasi Teks Kitab Pendahuluan Di berbagai pelosok negeri, sudah menjadi tradisi yang mengakar: setiap kali Ramadhan tiba atau saat zakat mal ditunaikan, sebagian masyarakat menyisihkan bagian tersendiri untuk diberikan kepada Kyai, Ustadz, atau Guru Ngaji di lingkungan mereka. Alasan yang paling sering terdengar: "Mereka berjuang di jalan Allah, termasuk golongan fi sabilillah ." Niat mulia itu patut dihargai. Namun dalam syariat, ketulusan niat tidak otomatis menjamin keabsahan ibadah. Zakat adalah ibadah mahdhah yang memiliki aturan ketat — siapa yang berhak menerima dan siapa yang tidak sudah ditetapkan Allah secara tauqifi (berdasarkan nash, bukan ijtihad bebas). Maka pertanyaan yang tampak sederhana ini sesungguhnya menyimpan kedalaman ilmu yang perlu dikaji secara serius. Bahtsul masail ini hadir untuk menjawab dua pertanyaan pokok: (1) sahkah zakat...

Perang Iran–Israel–AS Hari Ke-14: Pesan Pertama Mojtaba Khamenei, Tiga Syarat Damai Pezeshkian, dan Krisis Energi Terbesar dalam Sejarah Minyak Dunia

Perang Iran–Israel–AS Hari Ke-14: Pesan Pertama Mojtaba Khamenei, Tiga Syarat Damai Pezeshkian, dan Krisis Energi Terbesar dalam Sejarah Minyak Dunia Reportase | Jumat, 13 Maret 2026 | Disusun dari: Al Jazeera, CNN, Reuters, NPR, NBC News, Iran International, Britannica, Wikipedia Dua pekan penuh setelah Operation Epic Fury dimulai, perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran memasuki babak baru yang sarat momen bersejarah. Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, akhirnya muncul — bukan secara fisik di hadapan publik, namun melalui sebuah pernyataan tertulis pertama yang disiarkan media negara. Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara terbuka menyampaikan tiga syarat Tehran untuk mengakhiri perang. Sementara itu, International Energy Agency (IEA) menyebut krisis ini sebagai "gangguan pasokan terbesar dalam sejarah pasar minyak global" . Di lapangan, serangan terus meluas: kapal-kapal terbakar di Hormuz, Lebanon mencatat hampir 700 korban tewas, dan leb...

Iran sebagai Civilizational Power: Memahami Konflik dari Kedalaman Peradaban

Iran sebagai Civilizational Power : Memahami Konflik dari Kedalaman Peradaban Untuk memahami Iran — dan konfliknya dengan Israel maupun Barat — kita tidak cukup hanya melihat peta wilayah, jumlah senjata, atau angka sanksi ekonomi. Ada lapisan yang lebih dalam: lapisan peradaban. Iran bukan sekadar negara-bangsa modern. Ia adalah pewaris salah satu peradaban tertua yang masih hidup dan terus berbicara dalam panggung politik abad ke-21. Tulisan ini merangkum konsep civilizational power dalam konteks Iran, mengurai anatomi konflik Iran–Israel sebagai benturan dua identitas peradaban besar, dan menelaah paradoks geopolitik yang membuat konflik ini terasa seperti lingkaran yang tidak berujung. I. Apa Itu Civilizational Power ? Istilah civilizational power digunakan oleh banyak analis geopolitik — termasuk Samuel Huntington dalam kerangka clash of civilizations — untuk menyebut negara yang tidak hanya berdiri sebagai entitas politik modern, tetapi juga mewarisi identitas per...

Trilogi Penghujung Ramadhan

` Trilogi Penghujung Ramadhan Oleh: Abdullah Madura كَانَ رَسُولُ اللهِ ﷺ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ الْأَوَاخِرُ أَحْيَا اللَّيْلَ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ وَشَدَّ الْمِئْزَرَ Dari Aisyah RA , ia berkata: "Apabila telah masuk sepuluh malam terakhir (Ramadhan), Rasulullah ﷺ menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan ikat pinggangnya." (HR. Bukhari no. 2024 dan Muslim no. 1174) Tiga kata kerja. Tiga tindakan. Tiga dimensi pendidikan yang terangkum dalam satu hadits ringkas namun penuh muatan. Inilah yang disebut ulama sebagai manhaj al-'ashr al-akhir — مَنْهَج الْعَشْر الْأَخِير — metode Nabi ﷺ dalam menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadhan. Bukan sekadar menambah rakaat. Bukan sekadar memperpanjang malam. Melainkan sebuah mode baru yang berbeda secara kualitas dari malam-malam sebelumnya. Hadits ini adalah cetak biru ( blueprint ) dari apa yang para ulama sebut sebagai trilogi kesungguhan akhir Ramadhan : menghidupkan malam, mem...

Perang Iran–Israel–AS Hari Ke-13: Operasi Paling Dahsyat Iran, Tiga Kapal Tenggelam di Hormuz, dan Biaya Perang Tembus 11 Miliar Dolar

Perang Iran–Israel–AS Hari Ke-13: Operasi Paling Dahsyat Iran, Tiga Kapal Tenggelam di Hormuz, dan Biaya Perang Tembus 11 Miliar Dolar Reportase | Kamis, 12 Maret 2026 | Disusun dari: Al Jazeera, CNN, Reuters, NPR, NBC News, Newsweek, ABC News, Iran International Perang terbuka Amerika Serikat dan Israel melawan Iran memasuki hari ke-13 pada Kamis pagi, 12 Maret 2026, dengan eskalasi yang semakin mengkhawatirkan di semua lini. Iran melancarkan apa yang disebutnya "operasi paling intens dan paling berat sejak perang dimulai" — menembakkan rudal balistik jarak jauh tercanggihnya ke Tel Aviv dan Haifa, menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz, dan membakar dua tanker di perairan Irak. Di Washington, badai politik menguat: Kongres marah, biaya perang menembus 11,3 miliar dolar dalam enam hari pertama saja, dan Senat menuntut Gedung Putih membuka diri di hadapan publik. Sementara itu, terungkap bahwa Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, terluka dalam serangan pembuk...

PUBLIKASI

  • Sedang memuat...

Arsip

Tampilkan selengkapnya