Ketika Ilmu Tinggi Tidak Membuat Hati Tinggi
Ketika Ilmu Tinggi Tidak Membuat Hati Tinggi Muhasabah tentang Takabbur, Ujub, dan Bahaya Merasa Lebih Mulia dari Orang Lain Oleh: Tsaqif Rasyid Dai Ada sebuah ironi yang sering luput dari kesadaran kita. Seseorang bisa menghabiskan bertahun-tahun mempelajari cara menyembuhkan tubuh manusia, tetapi belum tentu pernah belajar bagaimana menyembuhkan hatinya sendiri. Belakangan publik kembali digemparkan oleh percakapan di ruang digital yang menyeret tenaga kesehatan dan pasien pengguna layanan jaminan kesehatan. Kata-kata yang dianggap merendahkan memantik amarah luas, dan wajar bila hal semacam itu layak dikritisi karena profesionalitas memang harus dijaga. Namun setelah kemarahan itu reda, ada pertanyaan yang jauh lebih penting untuk dibawa pulang: mengapa manusia bisa sampai merasa lebih tinggi daripada manusia lainnya? Perilaku merendahkan orang lain dapat berakar pada penyakit hati seperti merasa diri lebih tinggi, senang ...