Mutatharrif di Dalam Diri
Mutatharrif di Dalam Diri Mengenali Benih Ekstremisme sebelum Menuding Orang Lain Oleh: Tsaqif Rasyid Dai Ada sebuah ironi dalam pembicaraan tentang ekstremisme. Kita begitu mudah mengenali ekstremisme ketika ia muncul pada orang lain, tetapi begitu sulit mengenalinya ketika ia tumbuh dalam diri sendiri. Ketika seseorang keras kepada kelompok lain, kita menyebutnya fanatik. Ketika ia mudah menuduh sesat, kita menyebutnya ekstremis. Ketika ia membenarkan kekerasan, kita menyebutnya radikal. Tetapi ketika kita melakukan sesuatu yang serupa terhadap orang yang berbeda dengan kita, kita sering memberinya nama yang lebih terhormat: ketegasan, perjuangan, pembelaan agama, menjaga kemurnian ajaran, atau membela kelompok. Di sinilah tazkiyatun nufus mengajarkan sesuatu yang sangat mendasar: sebelum memperbaiki dunia di luar diri, manusia perlu belajar membaca apa yang sedang terjadi di dalam dirinya. Yang universal adalah kemungkinan penyimpangan manusia ketika sesuatu yang dian...