Allah Sering Menguji Manusia Melalui Ikatan yang Paling Dicintainya
Allah Sering Menguji Manusia Melalui Ikatan yang Paling Dicintainya Ketika Ikatan Terdekat Menjadi Ujian Keimanan Oleh: Tsaqif Rasyid Dai Ayat Payung يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ وَإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ "Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah terhadap mereka. Dan jika kamu memaafkan, berlapang dada, dan mengampuni, maka sungguh Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS At-Taghabun: 14) Ayat ini bukan sedang mengajarkan kecurigaan terhadap keluarga. Lafaz "min" (مِنْ) pada ayat menunjukkan bahwa tidak semua pasangan dan anak menjadi ujian semacam itu. Yang Allah ingatkan adalah agar seorang mukmin tidak lalai ketika kecintaan kepada keluarga berpotensi menghalanginya dari ketaatan kepada-Nya—dan kelanjutan ayat menegaskan bahwa kewas...