Takut Kehilangan Dunia, Tapi Tenang Kehilangan Allah
Takut Kehilangan Dunia, Tapi Tenang Kehilangan Allah Muhasabah tentang Skala Prioritas Hati yang Terbalik Oleh: Nuraini Persadani Dunia ini penuh dengan orang-orang yang takut. Takut kehilangan pekerjaan. Takut kehilangan muka. Takut kehilangan orang yang dicintai. Takut masa depan yang tidak pasti, takut usia yang terus bertambah, takut tertinggal dari orang lain. Tapi di antara semua rasa takut itu, ada satu ketakutan yang justru tidak lagi dirasakan oleh banyak hati: takut kehilangan Allah. Bukan karena mereka tidak percaya kepada-Nya. Tapi karena tanpa disadari, Allah telah bergeser dari pusat ke pinggiran — dan perpindahan itu terjadi begitu pelan, begitu halus, hingga tidak ada yang merasa kehilangan apa pun. Inilah paradoks yang paling sunyi di zaman ini. Sinyal internet hilang dua menit — panik. Hati "offline" dari Allah selama berminggu-minggu — biasa saja. Kehilangan relasi bisnis — tidak bisa tidur. Kehilangan kekhusyukan dalam shalat — bahkan tid...