APBN 2026 Dirancang Pro-UMKM
APBN 2026 Dirancang Pro-UMKM Dari Digitalisasi hingga Menolak IMF: Strategi Kemandirian Ekonomi Rakyat Oleh: Nuraini Persadani | Persadani.org — Media Analitik Islam Wasathiyah Rabu, 13 Mei 2026 | 25 Dzulqa'dah 1447 H | ⏱ Estimasi baca: 8–10 menit 📌 Ringkasan Eksekutif APBN 2026 menempatkan UMKM sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional di tengah gejolak geopolitik global. Dengan total alokasi Rp181,8 triliun untuk pilar Pembangunan Desa, Koperasi, dan UMKM — ditambah target penyaluran KUR Rp320 triliun — pemerintah membangun ekosistem yang menopang 65 juta lebih pelaku usaha kecil. Bersamaan dengan itu, Indonesia mengambil keputusan berani: menolak tawaran pinjaman IMF senilai US$25–30 miliar , memilih kemandirian fiskal berbasis sumber daya domestik. Ini bukan kebijakan tambal sulam — ini adalah arsitektur ekonomi kerakyatan yang dirancang sistematis. UMKM Bukan Pelengkap — Melainkan Fondasi Ada angka yang perlu diingat sebelu...