Optimisme Spiritual
Optimisme Spiritual Oleh: Abdullah Madura Ada orang yang sudah bertahun-tahun merasa dosanya terlalu banyak untuk diampuni. Sudah terlalu jauh. Sudah terlalu lama. Ia tetap shalat, tetap berpuasa, tetap hadir di majelis — tapi di dalam hatinya ada bisikan yang terus berulang: "Orang seperti aku, apa mungkin Allah masih mau mengampuni?" Bisikan itu bukan datang dari akal sehat. Bukan dari ilmu. Ia datang dari putus asa yang menyamar sebagai kerendahan hati. Dan untuk jiwa seperti itulah — serta untuk semua jiwa yang masih berjuang — Nabi ﷺ menitipkan sebuah kabar: إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ "Apabila datang bulan Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan setan-setan dibelenggu." HR. Bukhari dan Muslim , dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu Hadits ini sering kita dengar sebagai pengantar ceramah Ramadhan — lalu kita ...