Trilogi Kesempatan Emas
Trilogi Kesempatan Emas Oleh: Abdullah Madura رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ، وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ، وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ أَدْرَكَ عِنْدَهُ أَبَوَاهُ الْكِبَرَ فَلَمْ يُدْخِلَاهُ الْجَنَّةَ Dari Abu Hurairah RA , ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda, "Celakalah seseorang yang ketika namaku disebut di sisinya, ia tidak bershalawat kepadaku. Celakalah seseorang yang mendapati Ramadhan, lalu Ramadhan itu berlalu sebelum ia diampuni. Celakalah seseorang yang mendapati kedua orang tuanya dalam keadaan tua, tetapi keduanya tidak memasukkannya ke dalam surga." (HR. Tirmidzi no. 3545, Ahmad no. 7451 — dishahihkan oleh Al-Albani) Tiga kali Nabi ﷺ mengucapkan raghima anf — رَغِمَ أَنْف — celaka, hina, terpuruk. Dalam riwayat lain, Jibril AS yang mengucapkan doa kecelakaan ini, dan Nabi ﷺ mengaminkannya dengan khidmat. Tiga kali mengucap, tiga kali mengamini — ini bukan...