Tidakkah Engkau Ingin Allah Mengampunimu?
Tidakkah Engkau Ingin Allah Mengampunimu? Perjalanan Hati dari Dendam Menuju Al-'Afwu, Ash-Shafh, dan Al-Maghfirah Di suatu malam yang sunyi, seorang lelaki berbaring dengan mata terbuka. Bukan karena sakit. Bukan karena lapar. Tetapi karena wajah itu kembali hadir — wajah seseorang yang pernah menyakitinya bertahun-tahun silam. Kata-kata lama terputar ulang. Rasa sakit yang dikira telah pergi ternyata masih berdiam di sudut yang paling dalam dari dadanya. Inilah penjara yang paling sunyi: tubuh bebas, tetapi hati masih terikat kepada orang yang telah lama berlalu. Yang membuat seseorang tidak bisa tidur bukan selalu orang yang masih ada di hadapannya. Kadang yang membuatnya gelisah adalah seseorang yang telah pergi bertahun-tahun lalu, tetapi masih diberi tempat tinggal di dalam hatinya — tanpa izin, tanpa bayar sewa, dan tanpa pernah sadar bahwa ia ditinggali. Itulah yang disebut dendam. Dan artikel ini bukan hanya tentang memaafkan. Ia tentang pembebasan — dari pe...