Negara Tidak Cukup Mewariskan Simbol
Negara Tidak Cukup Mewariskan Simbol Tentang Ibn Khaldun, Pancasila, maqashid al-syariah, dan generasi yang menjaga semangat sebuah bangsa ✒️ Tsaqif Rasyid Dai Ada sesuatu yang sering luput ketika kita berbicara tentang negara. Kita mudah menghitung usianya. Kita mengingat tanggal lahirnya. Kita menghafal dasar negaranya. Kita mengenali lambangnya, menyanyikan lagunya, dan mengulang cita-cita yang dahulu melahirkan perjuangan panjang. Tetapi sebuah negara tidak hidup hanya karena semua itu masih ada. Ia hidup karena ada manusia yang terus menjaga makna di baliknya. Sebuah bangsa dapat tetap memiliki konstitusi yang sama, simbol yang sama, dan slogan yang sama, tetapi perlahan kehilangan ruh yang dahulu membuat semuanya berarti. Di titik itulah pertanyaan tentang keberlangsungan negara sebenarnya menjadi pertanyaan tentang generasi. Ketika Generasi Berubah Ibn Khaldun melihat negara dan dinasti seperti sesuatu yang hidup. Ia lahir dari kekuatan, tumbuh melalui solidaritas, mencapai kem...