Rumah: Madrasah Pertama Tauhid
Rumah: Madrasah Pertama Tauhid Mengapa fondasi keimanan seorang anak jauh lebih banyak dibangun oleh suasana rumah daripada banyaknya ceramah yang ia dengar Oleh: Tsaqif Rasyid Dai Dalam tulisan-tulisan sebelumnya kita telah melihat bahwa seluruh perbaikan seorang hamba bermula dari tauhid, bahwa keluarga adalah ruang tazkiyah pertama, dan bahwa orang tua adalah murabbi sebelum ia menjadi pengajar. Kini pertanyaannya bergeser satu langkah lebih dekat: di manakah semua itu, untuk pertama kalinya, benar-benar dijalankan? Jawabannya sederhana, namun jarang direnungkan sedalam yang seharusnya: di rumah. Seorang bayi mendengar adzan sebelum ia mengerti apa artinya. Ia merasakan tangan ibunya yang gemetar ketika berdoa, jauh sebelum ia bisa mengucap satu huruf pun. Ia dibisikkan doa di telinganya menjelang tidur, dibacakan basmalah setiap kali disusui, dan tanpa disadarinya, ia sedang direkam oleh sesuatu yang jauh lebih dalam dari ingatan: fitrahnya sendiri. Bayangkan rumah sebaga...