Postingan

Tubuhnya Dicambuk — Tapi Imannya Tak Pernah Retak

Tubuhnya Dicambuk — Tapi Imannya Tak Pernah Retak Oleh: Nuraini Persadani Ada ujian yang datang dalam bentuk kemiskinan. Ada yang datang dalam bentuk kehilangan. Ada yang datang dalam bentuk sakit yang berkepanjangan. Tapi ada satu jenis ujian yang lebih berat dari semuanya: ketika yang menekan bukan nasib, tapi manusia. Ketika yang memaksa bukan keadaan, tapi kekuasaan. Ketika yang mengancam bukan penyakit, tapi pedang. Imam Ahmad ibn Hanbal menghadapi ujian jenis itu — bukan sehari, bukan sebulan, tapi hampir tiga puluh tahun. Dan ia melewatinya dengan sesuatu yang tidak semua orang punya: keyakinan bahwa kebenaran tidak berubah hanya karena penguasa menginginkannya berubah. Inilah kisahnya. Bukan untuk dikagumi dari jauh, tapi untuk direnungkan dari dalam — dari bagian hati kita yang paling jujur. Al-Mihnah: Fitnah Terbesar yang Pernah Mengguncang Umat Pada tahun 218 H, Khalifah Al-Ma'mun — seorang penguasa yang cerdas namun terjerumus dalam pemikiran Mu'ta...

Islam Membangun Keseimbangan Ruhani 24 Jam : Siang Menahan Syahwat, Malam Menguatkan Ruh

Islam Membangun Keseimbangan Ruhani 24 Jam : Siang Menahan Syahwat, Malam Menguatkan Ruh Oleh : Abdullah Madura عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ "Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Barangsiapa menegakkan shalat malam di bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.'" HR. Bukhari dan Muslim Bayangkan seseorang yang seharian menahan lapar, menahan haus, menahan lisan, menahan amarah. Ketika matahari terbenam dan azan Maghrib berkumandang, ia berbuka dengan beberapa teguk air dan kurma. Tubuhnya lelah. Matanya berat. Dan malam baru saja dimulai. Di sinilah Islam mengajarkan sesuatu yang luar biasa. Bukan: "Kamu sudah berjuang seharian, istirahatlah." Tetapi: "Siang...

Ia Wafat di Pinggir Jalan — dan Dunia Mengingatnya Selamanya

Ia Wafat di Pinggir Jalan — dan Dunia Mengingatnya Selamanya Oleh: Nuraini Persadani Ada orang-orang yang ketika wafat, dikelilingi kemuliaan dunia — dihadiri para pembesar, dimakamkan dengan penghormatan besar, dikenang dalam pidato-pidato resmi. Dan ada pula orang-orang yang ketika wafat, hanya ada satu orang di sisinya, di pinggir jalan, dalam sunyi malam hari raya. Imam Al-Bukhari termasuk golongan yang kedua. Namun hari ini, berabad-abad kemudian, nama para penguasa yang mengusirnya telah hilang dari ingatan sejarah — sementara namanya tertulis di hati ratusan juta Muslim di seluruh dunia. Inilah kisah akhir perjalanan seorang imam agung. Bukan untuk sekadar dibaca, tapi untuk direnungkan: tentang ilmu, tentang integritas, dan tentang bagaimana Allah menjaga nama hamba-hamba-Nya yang menjaga agama-Nya. Dari Neyshabur: Pengusiran Pertama Ketika usia Imam Muhammad ibn Ismail Al-Bukhari — rahimahullah — menginjak 62 tahun, beliau sedang berada di puncak kemasyhuran. ...

Perang Iran–Israel–AS: Reportase Komprehensif Hari ke-29 (29 Maret 2026)

Perang Iran–Israel–AS: Reportase Komprehensif Hari ke-29 (29 Maret 2026) Laporan ini disusun berdasarkan data media arus utama global yang dikumpulkan hingga sore hari Minggu, 29 Maret 2026: CNN, Al Jazeera, Reuters, BBC, AP, The New York Times, Times of Israel, Jerusalem Post, PressTV, dan Institute for the Study of War (ISW). Penyajian dilakukan secara berimbang, termasuk dengan mencantumkan narasi masing-masing pihak yang bertikai. Situasi masih sangat dinamis. I. Sebulan Perang: Dari Satu Pemimpin yang Terbunuh hingga Front yang Melebar Hari ini, 29 Maret 2026, konflik Iran–Israel–AS memasuki hari ke-29. Tepat sebulan lalu — 28 Februari 2026 — Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara terkoordinasi berskala besar ke berbagai lokasi militer, fasilitas nuklir, dan pusat kepemimpinan di seluruh Iran dalam operasi yang diberi nama Operation Epic Fury . Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei terbunuh bersama sejumlah pejabat senior dalam serangan hari perta...

Hadits Tiga Pilar Pendidikan Ruhani

Hadits Tiga Pilar Pendidikan Ruhani Oleh : Abdullah Madura عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ "Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan penuh pengharapan pahala kepada Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.'" HR. Bukhari dan Muslim Ada hadits yang terlihat pendek, tetapi menyimpan kedalaman yang tidak habis digali. Hadits ini salah satunya. Hanya dua kata kunci — iimanan (إِيمَانًا) dan ihtisaban (احْتِسَابًا) — tetapi keduanya menjadi fondasi dari seluruh bangunan ibadah Ramadhan. Bahkan lebih dari itu: keduanya adalah fondasi dari seluruh perjalanan ruhani seorang Muslim. Mengapa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak hanya bersabda: "Barangsiapa be...

Perang Iran–Israel–AS: Reportase Komprehensif Hari ke-28 (28 Maret 2026)

Perang Iran–Israel–AS: Reportase Komprehensif Hari ke-28 (28 Maret 2026) Laporan ini disusun berdasarkan sumber-sumber media arus utama global — Al Jazeera, CNN, NBC News, Reuters/AP, The Times of Israel, Fox News, NPR, Council on Foreign Relations, dan Wikipedia — dengan pendekatan berimbang dan obyektif. Data masih berkembang seiring situasi yang bergerak sangat cepat. I. Latar Belakang: Bagaimana Perang Ini Pecah Pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara mendadak secara terkoordinasi ke berbagai lokasi militer, fasilitas nuklir, dan pusat kepemimpinan di seluruh Iran, dalam operasi yang diberi nama Operation Epic Fury . Serangan hari pertama menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, bersama sejumlah pejabat senior lainnya — sebuah peristiwa yang mengguncang lanskap geopolitik kawasan secara fundamental. Konteks langsung yang mendahului serangan ini mencakup: kegagalan negosiasi nuklir tidak langsung antara Washington d...

Pendidikan Tentang Niat dan Kualitas

Pendidikan Tentang Niat dan Kualitas Oleh : Abdullah Madura عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصَّوْمَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ. وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ، فَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ: إِنِّي صَائِمٌ. "Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa Allah 'Azza wa Jalla berfirman: 'Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-KU dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Puasa itu adalah perisai. Maka apabila salah seorang dari kalian sedang berpuasa, janganlah ia berkata kotor dan jangan berteriak-teriak. Jika seseorang mencacinya atau mengajaknya bertengkar, hendaklah ia berkata: Sesungguhnya aku sedang berpuasa.'" HR. Bu...

PUBLIKASI

  • Sedang memuat...

Arsip

Tampilkan selengkapnya