JIHAD ORA JAHAT
JIHAD ORA JAHAT Refleksi Resolusi Jihad di Hari Santri Oleh Tsaqif Rasyid Dai Tidak setiap kemarahan atas nama agama adalah jihad. Tidak setiap keberanian menghadapi kemungkaran berarti sedang membela kebenaran. Sebab, keberanian tanpa ilmu dapat berubah menjadi kecerobohan, sementara semangat tanpa hikmah justru bisa melahirkan kerusakan. Allah mengingatkan: قُلْ هَٰذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ ۚ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي ۖ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ Katakanlah, "Inilah jalanku. Aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak kepada Allah dengan dasar ilmu yang nyata. Mahasuci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik." (QS Yusuf: 108) Bashirah menuntut kejernihan ilmu, ketepatan membaca keadaan, dan kesadaran terhadap akibat suatu tindakan. Kebenaran yang diperjuangkan harus ditempuh dengan cara yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan cara pandang inilah kita patut membaca kembali Resolusi Jihad 22 Ok...