Taubat Tidak Mengharuskan Kita Membenci Seluruh Masa Lalu
Taubat Tidak Mengharuskan Kita Membenci Seluruh Masa Lalu Berdamai dengan sejarah hidup tanpa membenarkan kesalahan Oleh: Tsaqif Rasyid Dai Ada masa ketika seseorang melihat kembali perjalanan hidupnya dan merasa asing terhadap dirinya sendiri. Dahulu ia begitu yakin dengan pilihan, lingkungan, bacaan, atau jalan perjuangannya. Bertahun-tahun ia berjalan di sana dengan sungguh-sungguh. Kemudian ilmu bertambah, pengalaman meluas, dan beberapa hal yang dahulu tidak terlihat mulai tampak. Ada pandangan yang harus dikoreksi, sikap yang disesali, bahkan keputusan yang seandainya mungkin ingin ditarik kembali. Lalu muncul pertanyaan: “Kalau ternyata ada yang salah dalam jalan hidupku dahulu, apakah seluruh masa itu juga harus kubenci?” Pertanyaan seperti ini tidak hanya muncul pada orang yang meninggalkan sebuah kelompok atau mengubah pandangan keagamaan. Ia bisa hadir pada orang yang pernah tenggelam dalam maksiat, dahulu keras kepada keluarganya, berlebihan dala...