Wis Menep
Wis Menep Ketika yang benar belum tentu yang paling tepat dilakukan Oleh: Tsaqif Rasyid Dai Dulu, salah satu kesulitan orang adalah mencari jawaban. Hari ini, kesulitannya bisa jadi justru karena terlalu banyak jawaban. Satu persoalan dapat mempertemukan kita dengan puluhan potongan ceramah, fatwa, tulisan, dan pendapat hanya dalam beberapa menit. Tinggal mengetik kata kunci, lalu layar menyodorkan banyak pilihan. Kebingungannya pun berubah. Ia tidak lagi sekadar "Apa dalilnya?" , tetapi "Dari sekian banyak dalil dan pendapat yang saya temukan, mana yang harus saya ikuti?" Di sinilah persoalannya menjadi lebih rumit. Ketika pilihan semakin banyak, belum tentu ilmu yang menjadi pemenang. Bisa jadi justru ego. Jawaban yang sesuai dengan keinginan terasa lebih masuk akal. Pendapat yang membenarkan keputusan kita terasa lebih kuat. Sementara nasihat yang menuntut kita mundur, kehilangan keuntungan, mengubah sikap, atau mengakui kekeliruan terasa lebih berat diteri...