Postingan

Menampilkan postingan dengan label doa

Sing Penting Slamet

Gambar
Sing Penting Slamet Kalau bersyukur karena kita selamat memang diajarkan, lalu mengapa satu “Alhamdulillah” membuat Sari as-Saqathi beristighfar tiga puluh tahun? ✒️ Tsaqif Rasyid Dai 🌐 persadani.org Ada kabar kecelakaan besar. Sebelum tahu persis apa yang terjadi, kita buru-buru mencari nama para korban. “Bukan keluarga kita, kan?” Bukan. Dada yang semula tegang perlahan longgar. Alhamdulillah. Di tempat lain, sebuah perusahaan mengumumkan pengurangan pegawai. Kabar menyebar, orang mulai mencari tahu siapa yang terkena. Ketika nama kita tidak ada dalam daftar itu, sekali lagi muncul rasa lega: Alhamdulillah. Ada rasa ayem ketika ternyata musibah tidak mengenai kita atau orang-orang yang kita cintai. Secara psikologis, itu sangat manusiawi. Pikiran kita secara spontan menilai seberapa dekat sebuah ancaman terhadap diri sendiri. Ketika diketahui bahwa keluarga aman dan bahaya tidak sampai kepada kita, ketegangan pun menurun. Persoalannya barangkali bukan pada munculnya rasa lega...

Ketika Doa Belum Mengubah Keadaan, Ia Sedang Mengubah Dirimu

Gambar
Ketika Doa Belum Mengubah Keadaan, Ia Sedang Mengubah Dirimu Menyelami Makna Terdalam "Yā Ḥayyu Yā Qayyūm" dalam Cermin Kitab Klasik Oleh: Tsaqif Rasyid Dai Ada sesuatu yang ganjil pada zaman ini. Kita hidup di era yang paling mudah dalam sejarah manusia — ilmu bisa diakses dalam hitungan detik, komunikasi menembus benua tanpa biaya, dan jawaban atas hampir semua pertanyaan tersedia di ujung jari. Namun anehnya, justru di era inilah manusia semakin mudah lelah. Semakin banyak pilihan, semakin bingung menentukan arah. Semakin banyak koneksi, semakin terasa kesepian. Semakin banyak strategi hidup, semakin sering kehilangan pegangan. Kita diajarkan cara mengatur waktu, mengelola keuangan, membangun kepercayaan diri — tetapi lupa satu pertanyaan yang paling mendasar: siapa yang sedang mengatur diri kita? Paradoks ini bukan hal baru. Allah sudah menyatakannya sejak lama: وَخُلِقَ الْإِنسَانُ ضَعِيفًا Wa khuliqal-insānu ḍa'īfā. "Dan manusia diciptakan da...

PUBLIKASI

  • Sedang memuat...